Fenomena zaman sekarang....
Tidak pria ,tidak wanita..
Kalau suami bekerja di luar negeri bertahun bertahun , walau sampai berzina pun tak ada yang protes...yang penting ada " uang"
Tapi kalau ada yang khuruj waktunya cuma sebentar, kok banyak yang ribut...
Istrinya mendorong suami untuk khuruj, orang lain yang malah ribut...
Khuruj itu ada waktunya ,tidak asal pergi khuruj...
Sebulan ada 30 hari , tuk khuruj 3 hr saja ,lainnya tuk cari duit ,tuk keluarga...
Dalam setahun hanya 40 hr saja untuk khuruj...
Masak ditinggal 3 hr ,40 hr saja dah panik..
Memangnya kalau suami meninggal duluan mau ikut tidur di kuburan ? ðŸ˜€ðŸ˜€
Banyak istri jamaah Tabligh yg bahagia jika suaminya bisa khuruj dalam setahun 4 bulan...
Istri2 jamaah Tabligh itu dipersiapkan mentalnya seperti Siti Hajar atau Siti Khadijah..
Siti Hajar & Nabi Ismail ditinggalkan Nabi Ibrahim di padang yg tandus , supaya belajar tawakal kepada Allah, lari kesana sini hingga mendapat air zam zam
Siti Khadijah seorang wanita pengusaha cantik kaya raya,yg hartanya dihabiskan untuk membantu dakwah suaminya...
Yang perlu diketahui....setiap ditinggalkan khuruj ,arahan masyaikh harus dinafkahi cukup..halaqoh sekitarnya juga harus siap..
Kalau ada orang yang asal khuruj ,anak istri tidak dinafkahi itu " oknum" yg melanggar tertib dakwah...
Maka pentingnya wanita dilibatkan dalam usaha dakwah ,supaya fikir imbang...
Saling mendukung dalam usaha dakwah...bisa terbang tinggi kemanapun yang disitu ada umat belum Amal Agama...